Local Hero

Nurhidayati, Penggerak Kemandirian Wanita Bontang

Tak pernah terlintas di benak Nurhidayati untuk menjadi penggerak kemandirian para wanita di Kota Bontang. Wanita kelahiran Semarang 21 Juni 1953 ini, awalnya hanya mencoba mencari cara untuk memenuhi kebutuhan tenaga penjahit, dari usaha konveksi yang digelutinya. Pada awal karirnya di bidang konveksi, Nurhidayati kesulitan menemukan tenaga penjahit di Kota Bontang, yang memiliki keterampilan memadai. Hal ini membuatnya harus mendatangkan penjahit dari luar Kota Bontang. Tentu saja, hal ini berpengaruh pada naikknya ongkos jahit yang dibebankan kepada pelanggan.

Nurhidayati, Pengusaha Konveksi.

Akhirnya pada tahun 2012, Nurhidayati berinisiatif mendirikan Kelompok Mitra Sejati. Kelompok yang beranggotakan para wanita asal Bontang, khususnya yang memiliki minat di bidang keterampilan menjahit. Awal tercetusnya ide untuk mendirikan Kelompok Mitra Sejati, berasal dari pengamatan Nurhidayati pada banyaknya wanita di Kota Bontang yang berusia produktif,  tapi tidak punya keterampilan, utamanya keterampilan menjahit.

Nurhidayati kemudian mengajukan permohonan bantuan ke Badak LNG untuk memberdayakan para anggotanya di Kelompok Mitra Sejati dengan keterampilan menjahit. Hal ini disambut baik oleh Badak LNG yang memang begitu peduli kepada pengembangan masyarakat Bontang. Tepatnya Oktober 2012, Badak LNG memberikan bantuannya kepada Kelompok Mitra Sejati. Sebanyak 20 orang anggota Kelompok Mitra Sejati mendapatkan pelatihan selama 3 bulan oleh Badak LNG. Berbagai dukungan mulai dari fasilitas mesin jahit, berbagai atribut jahit seperti benang, kancing, ritsleting dan atribut lainnya disediakan oleh Badak LNG.

Aktivitas rutin anggota Kocibu di Toko Tri Dewi Utama Tailor dan Accessories.

Tahun 2013 Kelompok Mitra Sejati terus menambah anggotanya. Hingga akhirnya terbentuklah badan usaha berupa koperasi di bawah naungan Disperindag-Kop Kota Bontang. Karena bergerak di bidang konveksi, koperasi ini kemudian diberi nama Koperasi Cipta Busana atau Kocibu. Kini anggota Kocibu telah berjumlah 30 orang. Kocibu terus berkembang untuk melayani pesanan jahitan dari konsumen. Tidak hanya orderan perorangan, Kocibu kini telah melayani penjahitan seragam perusahaan dan seragam sekolah.

Para Anggota Kocibu sedang menyelesaikan baju pesanan pelanggan.

Menurut Nurhidayati, kini anggota Kocibu telah mencapai tahap mandiri. Bahkan para anggota bisa mendapat penghasilan kisaran 2 hingga 3 juta per bulannya. Nurhidayati amat bersyukur, bisa menjadi bagian dari proses kemandirian para anggota Kocibu. Hal ini dibenarkan oleh Rosmida, salah satu pengurus Kocibu. Rosmida mengaku belum memiliki penghasilan saat awal bergabung dengan Kocibu. Kini Rosmida telah mandiri dan mampu memenuhi kebutuhan keluarganya.

Nurhidayati selalu mengutamakan kualitas pelayanan untuk pelanggan Kocibu.

Untuk menggunakan jasa yang disediakan Kocibu, para konsumen bisa berkunjung ke Toko Tri Dewi Utama Tailor dan Accessories, di jalan Ahmad Yani No 2 RT 2 Kelurahan Tanjung Laut (*).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close